REUNI LINTAS ANGKATAN ALUMNI SPG MUHAMMADIYAH TANJUNG ENIM
Media Metrommnews.com.
Tanjung Enim, 10/08/2026, Sekolah Pendidikan Guru ( SPG ), yg telah berjasa mencetak guru-guru Sekolah Dasar, namun pada tahun 1989, program Pendidikan yg mencetak guru ini tidak dilanjutkan lagi, ketidak berkelanjutan Program Pencetak Guru Sekolah Dasar ini dituangan dalam surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 0342/U/1989 Tanggal 5 Juni 1989
Tak luput SPG Muhammadiyah Tanjung Enim, sejak th 1989 Perguruan Muhammadiyah tidak lagi menerima murid baru, namun Sekolah Muhammadiyah Tanjung Enim tetap melaksanakan Pendidikan selain SPG, yaitu SMA. SMP dan SD.
SPG Muhammadiyah mulai melahirkan dan menelor Pendidik-pendidik alias Guru mulai tahun 1976 sebagai lulusan Angkatan Pertama, Muhammadiyah sebagai organisasi Kemasyarakatan yang membidangi Amal usaha di Bidang Pendidikan, telah banyak membantu Pemerintah dalam Pendidikan anak Bangsa dengan mencetak Pendidik / guru-guru yg handal, selama penyelenggaraan Sekolah Pendidkan Guru Perguruan Muhammadiyah telah melahirkan Pendidik sebanyak 12 Angkatan, dan Lulusan SPG Muhammadiyah telah menyebar di seluruh Nusantara.

Crew Metrommnews.com menelusuri kisah guru-guru jebolan SPG ini, dengan mewawancari salah seorang Lulusan SPG Muhammdiyah tahun 1977, Ibu Sudi Darminawati yang saat ini sudah memasuki masa Purnatugas (Pensiun) di sampaikan oleh ibu Sudi Darminawati salah seorang guru SD lulusan SPG Muhammadiyah tahun 1977, bahwa Sejak meninggalkan Perguruan Muhammadiyah kami sesama murid jarang sekali bertemu, dikarenakan kesibukan masing².
Selanjutnya disampaikan ibu Sudi panggilan sehari-harinya Ibu Guru ini, bahwa Pencetak Pendidik itu khususnya Sekolah Dasar sangat di perlukan Bidang Studi Ilmu Jiwa kalau sekarang Psikologi Pendidikan , saya sangat senang dengan Bidang Studi ini karena di Pelajaran Ilmu Jiwa banyak mempelajari tentang Jiwa, proses mental dan perilaku manusia, terutama pada anak-anak yang masa kembangnya di mulai dari Bangku Sekolah Dasar, sambil menerawang mengenang masa dibangku Sekolah dulu, namun SPG sudah tiada lagi, ucapnya
Sejak adanya tehnologi yg sdh canggih sekarang, kami Alumni baru dapat berkomunikasi kembali melalui WhatsApp (WA), diantara inisiatif kawan Alumni membuat Grup WhatsApp khusus Alumni SPG Muhammadiyah, harapan saya dengan adanya Grup WhatsApp ini Kawan-kawan dapat berkomunikasi sesama Alumni, tutup Ibu Sudi.
Selanjutnya Crew Media menjambangi bapak Bahuri Alumni SPG Muhammadiyah Angkatan 1982, didalam Grup Alumni ini Pak Bahuri sebagai Tim Reuni Lintas Angkatan SPG Muhammadiyah. Sambil santai Crew media mendengarkan yang disampaikan oleh Pak Bahuri.
Dijelaskan oleh Pak Bahuri, yang disampaikan oleh Ibu Sudidarminawati menginggatkan saya kembali masa-masa lalu, kami cukup lama tidak ada komunikasi sesama Alumni, namun sejak ada Inisiatif dari Senior kami yang jauh di Bengkulu Bapak T. Yulius Asri sehingga kami dapat berkomunikasikan satu sama lainnya walaupun melalui WhatsApp.
Untuk berkelanjutan komunikasi, renacan Alumni SPG Muhammadiyah akan mengadakan Temu Kangen atau Reuni yang Pertama untuk semua Angkatan.
Adapun rencana kami untuk pelaksanaan Reuni di Bulan Nopember 2026 , sedangkan Tempat dan tanggal masih dalam pembahasan Tim.
Untuk menindak lanjuti Rencana Reuni ini sudah ada Tim, Tim ini yang nantinya akan mebahas Pembentukan Panitia Reuni dan Rencana Pelaksanaan Reuni, seperti sebagai Steering Committee lah dan mudah-mudahan berjalan lancar
Himbauan Saya untuk seluruh Alumni SPG Muhammadiyah dimanapun berada marilah kita bergabung di Grup Alumni ini, untuk tetap menjalin Silaturohmi sesama Alumni, tutup Bahuri.
Catatan Redaksi :
Kontak Grup Alumni :
Bpk Bahuri Hp.0852 7308 2889
Ibu Munarsih Hp.0812 7813 526
Ibu Yus Djambi Hp.0812 7890 1079
Bpk Muhammad Hs Hp.0853 6848 1256
Bpk T.Yulius Asri Hp.0812 6799 9959
———————-
Tim Redaksi
Pimpred : Tusri Y.A
Wartawan : Budi W














